CERDAS BERKENDARA DENGAN MENJAGA JARAK AMAN

Kecelakaan beruntun banyak menimpa pengendara akhir-akhir ini, salah satunya adalah yang terjadi di tol Cipularang. Kecelakaan yang melibatkan 21 kendaraan tersebut menjadi peringatan untuk para pengemudi agar lebih berhati-hati terutama dalam menjaga jarak aman mengemudi.

Jarak aman saat mengemudi dapat membantu Anda mengambil langkah tepat saat kendaraan di depan mengurangi kecepatan secara mendadak.

Selain itu, seorang Training Director dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu juga menghimbau menerapkan prinsip tiga detik untuk menjaga jarak kendaraan, yang dapat dilakukan dengan cara:

  1. Menyamakan kecepatan kendaraan Anda dengan kendaraan di depan.
  2. Ambil titik patok yang bisa Anda temui di jalan, seperti marka atau pembatas jalan.
  3. Menghitung jumlah detik yang dibutuhkan kendaraan Anda untuk mencapai titik tersebut setelah dilewati kendaraan di depan.

Metode ini membantu Anda memperkirakan waktu yang dimiliki untuk mengambil keputusan saat kendaraan yang melaju di depan berhenti secara tiba-tiba.

Biasakan untuk tidak melampaui batas aman antar kendaraan dan selalu mengemudi dalam kecepatan normal sehingga kecelakaan dapat dihindari.
Mari menjadi pengemudi cerdas dan prioritaskan keselamatan di jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *